Rektor UIC Jakarta: Mahasiswa adalah Kelompok Pendorong Peradaban

Like and Share:

UIC Jakarta – Lembaga Kajian Islam dan Ibnu Chaldun Jakarta menggelar Kajian Mahasiswa dengan topik “Keadilan Sosial dan Keadilan Ekonomi Perspektif Ibnu Chaldun” di Ruang Rapat Rektorat Universitas Ibnu Chaldun Jakarta (UIC), Jum’at (18/10/19)

Kajian ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Prof. Musni Umar, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Baharuddin MM, MBA, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan belasan Mahasiswa UIC yang turut menghadiri Kajian ini.

Kajian Islam dan Ibnu Chaldun ini diisi oleh Rektor UIC Jakarta sebagai Narasumber dan Sa’ad Fatsey SH sebagai pemandu kajian (Moderator).

Prof. Musni Umar lewat penyampaian Meterinya, ia menjelaskan beberapa Teori Keadilan Sosial dan Ekonomi yang digagas oleh salah satu Ilmuan Islam Abad Ke-14 Ibnu Chaldun yang termuat di dalam Kitab Mukaddimah yang tengah populer dikonsumsi Dunia.

Salah satu teori yang disampaikan Prof. Musni Umar adalah Soal Keadilan Distributiv yang menurutnya merupakan keadilan dimana pemerintah yang memegang kekuasan dan memberikannya  kepada Rakyat yang memang belum memperoleh keadilan itu sendiri

Ia pun mengatakan bahwa memang ada keadilan yang memang diperjuangkan oleh rakyat itu sendiri. Keadilan yang dikembangkan lewat kemampuan, mencari Peluang-peluang dan Peluang itu terus dia tingkatkan hingga dia memperoleh satu kemanfaatan dari keadilan itu sendiri.

Menurutnya, Kita juga harus memahami bahwa saat ini kita berada pada Posisi  mana, dan Pemerintah harus mewujudkan keadilan Distributive itu, karena Pemerintah mempunyai Instrument-instrumen yang diperlukan untuk mewujudkannya. Pemerintah punya Anggaran, memiliki Aparat dan juga memiliki para Pemikir. Semua ada tinggal  bagaimana pemerintah menggunakannya untuk mendistribusikan Keadilan itu.

Salah satu Sosoiolog Indonesia ini pun menyampaikan  bahwa sebagai manusia, kita juga manyadari kalau kehidupan ini tidak bisa kita mengulurkan tangan untuk mengharapkan hadirnya keadilan itu. Keadilan harus diperjuangkan dan yang bisa memperjuangkan keadilan itu adalah para Pejuang. Terutama  Mahasiswa sebagai kaum Intelektual yang memiliki kesadaran social, kesadaran Kenegaraan untuk menjadikan Negara ini sebagai sarana perjuangan mereka, dan Mahasiswalah sebagai kelompok pendorong Prubahan dalam Negara itu sendiri.

Menurutnya, penerapan Keadilan di Indonesia sendiri masih jauh dari rakyat dan sangat jauh dari harapan Ibnu Chaldun.

Terakhir menurut Prof. Musni Umar bahwa Mahasiswa sebagai Kelompok Pendorong harus selalu mendesak kepada Pemerintah untuk menyampaikan pandangan dan pemikiran mereka yang telah dibangun dan dibentuk lewat Kelompok-kelompok Intelektual di Kampus.

Kajian Islam dan Ibnu Chaldun ini menurut pandangannya sendiri adalah merupakan langkah Intelektual yang tepat dan harus selalu dihidupkan oleh para Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun itu sendiri, dan secara Pribadinya ia sangat mendukung kegiatan kajian mahasiswa.

Harapannya, semoga ke depan kajian-kajian di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta semakin banyak lagi dalam membahas perkembangan Zaman.

Rencananya, kegiatan Kajian Islam dan Ibnu Chaldun ini akan kembali digelar pada hari Jum’at (25/10) mendatang dengan mengundang Pimpinan BEM Universitas dan para Ketua BEM Fakultas serta Pimpinan Oraganisasi dalam naungan UIC Jakarta sebagai Narasumber dalam membahas Kitab Mukaddimah Ibnu Chaldun. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Moderator disela menyimpulkan Kajian.

Penulis
Al-Hams Qamarallah
Salam, Ini Adalah Layanan Informasi dan Konsultasi Penerimaan Mahasiswa Baru UIC Jakarta. Silakan Ajukan Pertanyaan Anda di Sini!
Waktu Layanan: Pukul 09.00 d.d 21.00 WIB
Powered by