Ketua BEM Hukum: Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Kita Tingkatkan Semangat Pemuda Milineal

Like and Share:
Penulis
Faisal Mahtelu
Ketua BEM F. Hukum

Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

“Merdeka untuk selama lamanya”
begitulah seruan Tokoh Revolusioner Bangsa Bung Karno untuk menyemangati setiap anak bangsa di kala itu.

Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, gerakan Mahasiswa seringkali menjadi cikal bakal perjuangan nasional, seperti yang tampak dalam lembaran sejarah bangsa.

Bicara soal sejarah Indonesia, maka tidak akan pernah lepas dari perjuangan para kaum intelektual muda bangsa yang dengan gagah, berani, dan cerdas ikut serta dalam memperjuangan kemerdekaan Indonesia.

Awal pergerkan kaum muda terpelajar Indonesia di tahun 1908, Boedi Oetomo kemudian lahir dan masa itu merupakan suatu episode sejarah yang menandai munculnya sebuah angkatan pembaharu dengan kaum terpelajar dan mahasiswa sebagai aktor terdepannya yang pertama dalam sejarah Indonesia.

Generasi 1908 dengan misi utamanya yakni menumbuhkan kesadaran kebangsaan dan hak-hak kemanusiaan dikalangan rakyat Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan, serta mendorong semangat rakyat melalui penerangan pendidikan yang mereka berikan untuk berjuang membebaskan diri dari penindasan kolonialisme.

Kemudian tahun 1928 lahirlah sebuah pergerakan yang timbul dari semangat nasionalisme kaum intelktual muda bangsa, terhimpun dari sabang sampai maroke dengan semangat nasionalismenya, mereka dengan berani mengangkat sumpah yang hari ini kita kenal dengan sumpah pemuda.

Dengan semangat yang membara dan niat memerdekakan bangsa, akhirnya setelah melewati masa-masa sulit dan begitu menyedihkan, doa doa yang di lantungkan dalam perjuangan akhirnya tercapai tepat di tanggal 17 Agustus 1945 setelah desakan Tokoh-tokoh muda Indonesia kepada Bung karno untuk memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia setelah mengetahui jepang menyerah tampa syarat kepada sekutu.

Maka jelaslah bahwa pemuda mempunyai peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

Akankah semangat nesionalisme yang pernah ada di tahun-tahun sebelumnya akan hilang begitu saja ?

Katakan tidak !!

Sebap Jika benar semangat itu telah hilang, maka siapa lagi yang akan menjawab tantangan bangsa ke depan ?

Yakinkan diri kita kepada bangsa dan negara bahwa semangat Nasionalisme dalam diri tiap pemuda Indonesia dari zaman ke zaman tidak akan pernah luntur sampai kapanpun.

Al-Hams Qamarallah
Editor
Salam, Ini Adalah Layanan Informasi dan Konsultasi Penerimaan Mahasiswa Baru UIC Jakarta. Silakan Ajukan Pertanyaan Anda di Sini!
Waktu Layanan: Pukul 09.00 d.d 21.00 WIB
Powered by